7 September 2010
Penting
- Ragam Kupu-kupu Bantimurung Menyusut
- PRESS RELEASE PELATIHAN SATUAN MANGGALA AGNI REAKSI TAKTIS (SMART) DAN PELATIHAN PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN BAGI PEJABAT/PEGAWAI DIREKTORAT JENDERAL PHKA PUSAT DAN DAERAH
- Penyelundupan 18 Kakatua Digagalkan
- Gubernur dan Dua Menteri Mampir di Melawi, Imbau Warga Jaga Hutan
- Puluhan Trenggiling Gagal Diselundupkan
Agenda
Info
Statistik Pengunjung
Anda pengunjung ke :
daftar berita
| Judul | : | Ragam Kupu-kupu Bantimurung Menyusut |
| Sumber | : | KOMPAS.com. Jumat, 14 Mei 2010 | 09:02 WIB |
| Tanggal Publish | : | 2010-05-14 |
| Judul | : | PRESS RELEASE PELATIHAN SATUAN MANGGALA AGNI REAKSI TAKTIS (SMART) DAN PELATIHAN PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN BAGI PEJABAT/PEGAWAI DIREKTORAT JENDERAL PHKA PUSAT DAN DAERAH |
| Sumber | : | Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan |
| Tanggal Publish | : | 2010-05-11 |
|
Berdasarkan data hotspot Satelit NOAA yang dipantau di Kementerian Kehutanan, ada 9 propinsi yang termasuk ke dalam rawan I kebakaran, yaitu Propinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan. Pada umumnya kebakaran di propinsi tersebut terjadi pada lahan gambut sehingga sulit dipadamkan dan banyak menimbulkan kabut asap.
|
||
| Judul | : | Penyelundupan 18 Kakatua Digagalkan |
| Sumber | : | KOMPAS.com. Senin, 3 Mei 2010 | 19:00 WIB |
| Tanggal Publish | : | 2010-05-04 |
|
SIDOARJO - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur berhasil menggagalkan
penyelundupan 18 ekor burung Kakatua dilindungi, terdiri dari 14 ekor Kakatua
jambul kuning (Cacatua galerita),3 ekor Kakatua raja (Probosciger
aterrimus), dan 1 ekor Kakatua kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea) Rencananya,
burung-burung langka ini akan dikirim ke Jakarta melalui pesawat terbang di
Bandara Internasional Juanda. |
||
| Judul | : | Gubernur dan Dua Menteri Mampir di Melawi, Imbau Warga Jaga Hutan |
| Sumber | : | Ira, EQUATOR (Koran Reformasi Kalbar), Selasa, 13 April 2010 , 04:12:00 |
| Tanggal Publish | : | 2010-04-21 |
|
NANGA PINOH. Gubernur Kalbar, Drs Cornelis, MH
mendampingi dua Menteri RI masing-masing Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Gusti Muhammad Hatta melakukan kunjungan kerja di
Kabupaten Melawi, Senin (12/4) kemarin.
|
||
| Judul | : | Puluhan Trenggiling Gagal Diselundupkan |
| Sumber | : | ANTARA News, Sabtu, 10 April 2010 16:58 WIB |
| Tanggal Publish | : | 2010-04-21 |
|
Pekanbaru (ANTARA News) - Kepolisian Kota Besar
Pekanbaru menggagalkan upaya penjualan ilegal 30 trenggiling yang diduga akan
diselundupkan dari Riau ke Singapura.
|
||
| Judul | : | Hutan Konservasi di Sambas Dijarah |
| Sumber | : | KOMPAS.com. Selasa, 6 April 2010 | 09:09 WIB |
| Tanggal Publish | : | 2010-05-04 |
|
SAMBAS, KOMPAS.com— Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat
atau SPORC Kalimantan Barat menemukan
sedikitnya 150 batang kayu berbagai jenis yang ditebang di hutan konservasi
Taman Wisata Alam Gunung Melintang, Kabupaten Sambas, dalam operasi yang
berakhir hari Senin (5/4/2010). Ketika petugas datang ke lokasi, pelaku sudah
melarikan diri. |
||
| Judul | : | SAMBUTAN DAN ARAHAN DIREKTUR JENDERAL PHKA PADA ACARA OPERASI PENERTIBAN PERSUASIF PENDUDUKAN DAN PERAMBAHAN KAWASAN HUTAN TWA GUNUNG PANCAR 22 MARET 2010 |
| Sumber | : | |
| Tanggal Publish | : | 2010-03-25 |
|
Laju kerusakan hutan sampai dengan saat ini masih terus berjalan,
faktanya dapat kita lihat semua, di sekelilingi tempat ini, yaitu
kelompok hutan gunung hambalang termasuk didalamnya TWA Gunung Pancar
telah mengalami kerusakan hutan. Kerusakan hutan tersebut karena adanya
gangguan berupa perambahan, pendudukan kawasan/jual beli, pembangunan
jalan dan lain-lain tanpa izin.
|
||
| Judul | : | Siaran Pers Tentang Operasi Penertiban Persuasif Pendudukan dan Perambahan Kawasan Hutan Di TWA Gunung Pancar |
| Sumber | : | |
| Tanggal Publish | : | 2010-03-25 |
| Pada tanggal, 22 Maret 2010, Balai Besar Konservasi Sumber Data Alam Jawa Barat (BBKSDA) melakukan operasi persuasif dalam rangka Penertiban Pendudukan dan Perambahan Kawasan Hutan Di TWA Gunung Pancar. | ||
| Judul | : | Memberdayakan Kearifan Lokal Masyarakat Hutan |
| Sumber | : | www.seputar-indonesia.com; abdul malik/islahuddin; Sabtu,06 Feb 2010 |
| Tanggal Publish | : | 2010-02-18 |
|
HUTAN adalah kekayaan yang tidak ternilai dan bisa dimanfaatkan
sepanjang waktu.Namun jika pemanfaatannya melalui penebangan pohon, hal
itu pasti tidak akan berlangsung lama, bahkan akan merusak alam.
Sebenarnya, banyak cara pemanfaatan hutan. Memang tidak mudah menyadarkan masyarakat yang terbiasa melakukan penebangan hutan. Namun, dengan kerja keras dalam memberikan pengertian kepada masyarakat dan memberikan alternatif konkret lain, masyarakat akhirnya mendukung penghentian penebangan secara liar.Terpenting adalah bagaimana alternatif usaha lain itu bisa lebih bernilai ekonomis dari penebangan yang selama ini dimodali para cukong pembalakan liar. Pola inilah yang dilakukan Valentinus Heri, salah seorang yang mencoba melakukan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. |
||
| Judul | : | Populasi Burung Hantu Ditemukan Kembali |
| Sumber | : | www.mediaindonesia.com; Minggu, 07 Februari 2010 01:14 WIB |
| Tanggal Publish | : | 2010-02-10 |
| RANGKASBITUNG--MI: Populasi "burung hantu" (spesies elang) setelah menghilang dari habitatnya ternyata kini ditemukan kembali di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. | ||
Kembali


